• Home
  • Thought
  • Hobby
  • Review
    • Food
    • book
    • Film
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

-Receh-

Hal-Hal receh yang bikin happy

pict: ig @Yuliabaltschun

Di dunia per-youtube-an tidak lagi dipenuhi dengan anak muda yang sibuk sekolah saja. Banyak berbagai latar belakang memenuhi dunia digital berlogo warna merah ini.

Mereka yang berhasil menjadi youtuber, hebat loh! karena mereka berhasil konsisten membuat konten dan proses membuat konten tak semudah yang dikira. Mencari ide dan research adalah senjata mereka. Belum lagi kalau harus berperang melawan algoritma youtube. Kapan mereka harus update video, apa yang dapat mengundang banyak viewer dan bagaimana cara memancing brand untuk menggunakan jasa mereka. Itu semua gak mudah. Mereka pasti banyak belajar dan mencoba. Salah satunya dari hot mama, Yulia Baltshum



Healthy Life Style Yulia Baltschun

Bagi kalian yang mau hidup sehat, sedang berusaha menghancurkan lemak tubuh, atau yang ingin tahu cara mengelolah makanan dengan benar. Bisa mampir ke chanel ini. Yulia Baltchum dulunya pernah kuliah di dunia kuliner tepatnya food production diploma. Perempuan yang telah berkeluarga tersebut memiliki tubuh sexy, idaman para perempuan dan dambaan para pria (hihihi). Coba aja cek di akun instagramnya ini. Meskipun dalam kondisi hamil besar, Yulia Baltschum tetap melakukan olahraga rutinnya. Tak tanggung-tanggung mengangkat beban berat tetap dia jalani. Lihat saja nih videonya.


Yulia Baltschum selalu bisa disebut sebagai ibu yang suka belajar. Mencari tahu kebenaran tentang isu kesehatan dan makanan menjadi daya tarik perempuan yang telah meraih gelar top3 di Masterchef 4. Dia akan menyertakan link jurnal yang dia baca pada description box di cahel youtubenya dan selalu membuat infografis yang mudah dipahami serta menampilkan gambar-gambar ilmiah untuk memperjelas topik yang sedang ia bicarakan seperti pada video dibawah ini



Baru-baru ini Yulia baltchum me-upload video yang memperlihatkan proses dia membuat video 

Sudah ditonton? keren kan? mama yang satu ini... Gila!!. Research-nya itu loh rinci dan lengkap. Cerita dia waktu belajar dunia "youtube" pun keren banget. Seorang perempuan yang jarang banget bergelut dengan komputer tapi mau dan niat belajar berbagai software editing dan printilan lainnya mengenai industri media digital tersebut. "Kalo mau sukses, jangan bergantung ke orang lain meskipun itu suami sekalipun"-Yulia baltchum. Thumbs Up buat mama yang suka belajar dan mencari tahu ini.   



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict:https://www.maxmanroe.com

Sekarang banyak sekali test online atau aplikasi yang dapat digunakan untuk mencari tahu seperti apa kepribadian diri kita. Penting gak? sebenarnya gak cuma untuk menghanguskan kewajiban mengikuti suatu test pekerjaan atau sekolah namun bisa juga digunakan untuk diri sendiri. Untuk apa?

Manfaat mengetahui kepribadian

1. Mengetahui potensi diri sendiri
Dalam sbuah test kepribadian akan terlihat seperti apa cara kerja, pandangan, dan cara berkomunikasi dengan orang lain. Mengetahui hal tersebut sama saja dapat melihat potensi apa yang kita miliki. Jika kita lebih menonjol dalam hal sosialisi, maka bisa dikembangkan dengan baik. Mengikuti kursud publik speaking misalnya. 

2. Mengetahui kelebihan dan kekurangan
Pentingkan mengetahui apa kelebihan dan kekurangan diri kita? dengan mengetahui kelebihan, seseorang bisa mengetahui pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya dan cara menyelesaikan permasalahan harus seperti apa, tentunya banyak lagi yang aka didapatkan dari mengetahui kelebihan yang kamu miliki. Begitu juga dengan kekeurangan, seseorang bisa memperbaiki kekurangannya atau mengatasinya dengan kelebihan yang dimiliki.

3. Eksplore diri lebih banyak
Menurut saya, orang introvert/ekstovert tidak baik untuk terus berada pada zona nyamannya. Kalau ada seseorang yang mengetahui dirinya introvert dan sulit untuk menerima keramian serta diskusi dengan kelompok besar, maka orang tersebut bisa belajar untuk keluar dari rassa nyamannya. Belajar beinteraksi dengan seseorang itu perlu bagi semuanya apapun tipe kepribadiannya walaupun tetap membutuhkan "ruang" tersendiri untuk kenyamanannya. Begitu juga dengan ekstrovert yang dapat "mengerem" cerita kepada orang lain. Terllau nyaman dengan banyak orang bisa membuat orang ekstrovert dengan gambalang menceritakan masalahnya. Itu tidak baik bukan? 

Bagaimana cara mengetahui kepribadian diri sendiri?
Seperti yang dijelaskan pada pada paragraf pembuka. Sekarang sudah banyak kemudahan yang diberikan teknologi untuk mengetahui kepribadian kita, diantaranya:

1.www.16personalities.com
Kalian bisa menjawab beberapa pertanyaan yang telah tersedia dalam Bahasa Indonesia. Pada akhir test akan ditunjukkan hasil, ada dikelompok kepribadian manakah kalian? Selain ada penjelasan mengenai tipe kepribadian seperti apa diri kita, website ini juga menunjukan siapa saja tokoh-tokoh dunia yang juga sama tipe kepribadiannya dengan kita. Saya sih beberapa kali test, dan masih pada kelompok kepribadian yang sama yakni Analyst dengan jenis kepribadian yang berubah-ubah, kalo sekarang. INTP (tanggal test sama dengan tanggal nulis post ini)

2.www.123test.com/personality
Kalo yang ini, pertanyaan yang diberikan kepada user menggunakan Bahasa Inggris. Kalo ada yang terbiasa mengikuti test psikotest, tentu tidak asing dengan test DISC. Mengetahui apakah diri kita termasuk Dominance, Influence, Steadiness, Complience. 

3www.quibblo.com
Ada juga mengetahui diri sendiri dengan tes kepribadian Sanguin, Koloris, Melankolis dan Plegmatis. Pada halaman ebsite terebut ada 40 pertanyaan yang terfiri dari 20 pertanyaan mengenai kelemahan dan 20 mengenai kekuatan. Coba saja dan lihat hasilnya, Eits, jangan lupa baca juga penjelasannya. 

Oke, selamat mencoba. Kegiatan receh tapi bermanfaat kok. 


Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Kemarin bertemu dengan temannya teman saya. Akhir-akhir ini sering mengunjungi dia di tempat kerjanya, Jadilahakrab juga dengan teman kerjanya itu.

Teman baru saya itu bercerita tentang pengalaman kerjanya dulu. Sempat bekerja pada dokter di Kalimantan katanya. Memiliki beberapa gadget karen karirnya tersebut. Namun saat dia bertemu dengan orang lain dan menginginkan gadgetnya tersebut, maka dia tak segan untuk menjual dengan harga murah. Harga yang diberikan kurang dari 50% harga gadget itu.

Memang sih, terserah orang akan memiliki prinsip hidup seperti apa. Pun terserah orang akan beranggapan seperti apa. Menurut saya sih ini kelamahan setiap orang terutama perempuan. Sulit untuk mengatakan tidak. "Sungkan" dan "gak tega" masih menghinggapi kepribadian ornag Indonesia. Tak apa jika kamu memutuskan hidup seperti itu, tapi sampai kapan? Terusan mengorbankan kebutuhan dan keinginan diri sendiri demi orang lain. Mengharga diri sendiri juga perlu loh. Bukti cinta pada diri sendiri. Bukannya semua harus berawal dari diri sendiri. Mau belajar mencintai ya, dimulai saja dari diri sendiri.

Teman itu juga mengatakan "toh balasan dari Tuhan selalu ada kok". Memang benar, Tuhan selalu menolong dan membalas kebaikan yang dilakukan umatnya. Memperhatikan diri sendiri juga termasuk ketaatan dan rasa syukur atas pemberian Tuhan kok. Tuhan pun akan memberikan yang setimpal atas apa yang kita lakukan terhadap diri sendiri. Menghargai dan mendengarkan diri sendiri.

Berlatihlah untuk berkata tidak. Tak ada salahnya kok. Hidup seseorang bukan tergantung orang disekililingnya tetapi tergantung kekuasaan dari Tuhan. Berharap pada manusia itu ada lah kesalahan besar, berharaplah hanya kepada Tuhan.

Melihat dan memperhatikan orang disekeliling terus akan membuat energi dan waktu terbuang lebih banyak. Bukankah kamu juga harus mengusahakan diri kamu? Berusaha mencukupi kebutuhan kamu. Berusaha membahagiakan diri kamu terlebih dahulu sebelum orang lain. Berusaha menjadikan diri memiliki kepribadian yang kuat. Tidak lemah dan gampang terkontrol dengan orang lain. Berusaha menurunkan karakter dan kepribadian tersebut kepada anak-anak kamu nantinya.

Selamat menjadi perempuan yang kuat. Happy weekend.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:http://blog.hildagrahnat.com

Gimana hari ini? kamu berhasil menyelesaikan daftar tugas yang harus diselesaikan di kantor belom? tadi di kampus, kamu sudah mendapatkan nilai test yang memuaskan belum? Kamu sudah mebersihkan dan mengurus rumah dengan baik belom? Apapun yang kamu kerjakan seharian ini, pasti lelahmu akan terbayar nantinya.

Kalau hari ini tidak bisa kamu takhlukan. It's okay, kamu bisa evaluasi apa kekuranganmu hari ini lalu improve untuk hari esok. Kedengaran mudah ya?saya tahu memang berat? tapi jangan katakan berat, yang berhak ngomong berat hanya Dilan. Kamu bukan Dilan kan? Maka semuanya akan mudah bagi mu. :)

Ada satu resep untuk kamu yang sedang merasakan seperti "plastic bag" atau bisa dikatakan "remehan rempeyek". Bebera[a artikel dan buku yang pernah saya baca. Inilah salah satu resepnya. Saya kira ini satu-satunya resep yang ampuh.

Sudah lupakan kalau hari ini tak berjalan seperti harapanmu. Tengok dirimu dikaca. Kamu seudah berani sampai ketitik ini. Apa saja yang sudah kamu lewatkan? Menembus hutan rimba, tingginya air laut dan raungan singa yang menakutkan? bukan begitu?

Kalau hari ini kacau, tak ada seberapa dengan hari kemarin yang sudah kamu lewatkan. Hem.. ingat-ingat coba kemenangan apa yang berhasil kamu dapatkan. Ikut pertukaran pelajar?Menang lomba debat skala nasional? atau balap karung tingkat RT? Itu luar biasa sekali loh.

Well, seburuk apa posisi dan masa ini  setidaknya  sudah mampu mengangkat galon dari lantai satu ke lantai 2. Mudah kan untuk menemukan diri kamu yang keren dan hebat?

Enjoy your day


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://hellosehat.com

Ada sebuah pertanyaan dari salah satu host talk show di acara televisi Indonesia. Apa sih yang membuat orang-orang mau melihat orang makan? Seperti yang dilakukan oleh content creator food vlogger. Mereka merekam dirinya saat menikmati suatu makanan, me-review nya. mengatakan enak di depan kameranya. Penontonnya tak tahu seenak apa, se-asin apa dan sebagainya tapi viewer mereka ribuan bahkan jutaan. Kembali lagi ke pertanyaan di awal. Kenapa ada yang menonton mereka?

Banyak penyebabnya sih. Antara satu dengan yang lainnya tentu mempunyai pendapat yang berbeda. Bisa jadi mereka sedang ingin makan makanan tersebut namun terhalang oleh keuangannya jadi ya.. sekedar nonton pun sudah puas. Ada juga yang menonton karena sedang diet, berhenti nyemil dan makana makanan "kotor" tapi meninggalkan sepunuhnya seungguh berat (Tsssaah), jadi ya.. mengalihkan otak dengan melihat video para food vlogger tersebut.

Menurut saya, mereka punya alasan yang sama tentang kebiasaan menonton orang makan itu. Satu penyebabnya, karena antusias para food vlogger yang dapat tersampaikan kepada mereka yang menonton. Apapun bidang yang disukai oleh seseorang entah makanan, art, traveling kalau mereka benar-benar menyukai hobinya pasti ekpresi bahagia dan semangatnya bisa ter-transfer dengan baik. Terbukti bisa "menular" dan membuat candu orang yang melihatnya. Bikin orang tertarik pada diri sendiri dan diterima dengan mudah di lingkungan yang baru, bisa seperti itu mantranya. Perlihatkan mereka pada apa yang membuat kamu antusias. Gunakan energi "semangat" untuk me-nyetrum mereka.

Seperti yang dilakukan oleh deretan food vlogger ini.







Gimana? receh obrolan hari ini? kalo soal makanan gak ada yang receh kan? 

Selamat memikat seluruh orang dengan energi "semangat" mu yak. Besok hari kamis. Semangat kakak!! 


Oh, satu lagi mbak" Jepang yang doyan makan banyak tapi tetep kurus, Yuka Kinoshita. Sudah punya 4 juta lebih subscriber loh




Share
Tweet
Pin
Share
No comments


pict:https://www.desiringgod.org/

Setiap orang ada kekhawatiran dan ada beberapa hal yang dipikirkan tapi katanya orang tua jauh lebih banyak memikirkan sesuatu. Bener gak? Gak bisa jawab, belum jadi orang tua euy. Pernah beberapa kali nonton video yang ada seorang ibu disana. Singkat cerita mereka semua memiliki kekhawatiran yang sama akan satu hal, jodoh sang anak.

Orang tua diluar sana sangat ingin melihat anaknya memiliki "life partner" segera. Meskipun, memang tak ada yang bisa melangkahi kehendak Tuhan tapi kehendak Tuhan juga berdasarkan ikhtiar umatnya.

Ada beberapa faktor yang mungkin berbeda dimiliki oleh orang tua yang satu dengan yang lainnya. Mereka khawatir akan pernikahan dan life partner anaknya karena menurut mereka seorang anak belum "mandiri" kalau belum menikah. Seberapa jauh dia meninggalkan rumah. Tetap orang tua akan me-cap "belum mandiri". Ya, berapapun umur sang anak, mereka tetap masi "baby" menurut para orang tua.

Mereka juga takut jika harus meninggalkan sang anak terlebih dahulu tanpa melihat dan mengetahui anaknya sudah aman bersama pasangannya. Ada juga orang tua yang memikirkan pernikahan sang anak, karena mereka sangat ingin ada langka-langkah kecil seorang cucu di rumahnya.

Banyaknya faktor tersebut yang mendorong para orang tua mendesak sang anak dan tanpa henti berdoa kepada Tuhan. Sebenarnya apa yang bisa dilakukan seorang anak akan kekhawatiran mereka tersebut? hemm... jujur saya gak tahu harus menjawab seperti apa. Mungkin dengan menunjukkan kemajuan/perkembangan diri kita kepada orang tua, bisa membuat mereka sedikit tidak khawatir. Mungkin loh ya. Misal yang tadinya gak rajin ibadah jadi rajin sekali beribadah dan berdoa. Dulunya kalo masak masih menggunakan perisai tutup panci saat menggoreng, sekarang sudah tak lagi.

Banyak keresahan, kekhawatiran, dan ketakutan seseorang. Itu wajar kok. Tetep Keep Going aja, jangan sampai stop in your stage. Haha, ngomongnya kayak orang bener aja dah.

Well, cukup sekian untuk obrolan receh hari ini.

Malam.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Makroni Ngehe dibuat kerena kecintaan Ali Muharram terhadap cemilan masa kecilnya, hingga akhirnya berinovasi dan menghasilkan produk cemilan yang telah ada di 8 Kota, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi Bandung, Yogyakarta, dan Malang.

Anak muda zaman sekarang mah apapun yang pedas selalu menjadi rebutan. Terbukti dari awal dibukanya Otlet Makroni Ngehe di Malang, Setiap hari antrian mengular akan mudah dijumpai di Jalan Soekarno Hatta No.9A, Malang.

Menu Makroni Ngehe

Tidak hanya makroni sebenarnya, Makroni Ngehe juga menjual beberapa cemilan yang dipadukan dengan bumbu pedas khas Mahe (Makroni Ngehe). Ada otak-otak, makroni kering, makroni basah, mie kriuk, mie bihun. Level kepedasannya dari 1-5.

Rasa Makroni kering Ngehe

Makroni keringnya kriuk banget tapi tidak renyah, sedikit keras. Bagi saya bumbu pedas level 5 (level tertinggi) tidak terlalu pedas masih lebih pedas kripik rasa lokal mata gila seperti yang pernah saya bahas di postingan receh sebelumnya. Memakan makroni kering Ngehe level 5 di dalam bus yang menempuh 2 jam perjalanan dan tidak ada minum, masih bisa bertahan kok. Pedasnya tidak menyakitkan dan tidak sampai membuat menangis bombay. Oh ya, harga 1 bungkus kecil makroni kering mahe dibandrol dengan harga 6.000.

Yang menarik dari makroni Ngehe

Pelayananya yang ramah dan semuanya lelaki kalo yang di outlet Malang loh ya, gak tahu kalo di Kota lainnya. Konsepnya pun cukup unik. Pembeli bisa melihat proses makroni diracik sesuai pesananan. Setiap setelah mencampur level pedas yang dipilih dengan menu yang diinginkan, pembeli selalu ditanya untuk mencicipinya terlebih dahulu "mau dicicipi dulu mbak?" begitu kira-kira. Pembeli pun bisa merubah atau menambah level pedesnya lagi.

Tagline yang dimiliki oleh makroni Ngehe bikin enak didengar dan nyantol. Dibungkusnya ada tulisan. "Nagihnya, Ngehe". Rceh sih tapi pemilihan nama produk dan tagline sangat cukup berpengaruh pada proses promosi.

Gak kalah recehnya, bungkusnya itu loh! awal dibuka di Malang. Bungkus mahe hanya dilekatkan dengan selotip pada ujungnya. Sekarang ada seperti sedotan merah dibelakang bungkusnya, jadi tinggal digulung dan ditekuk kembali. Membuat kecepatan peracik Mahe untuk melayani pembeli menjadi meningkat. Setidaknya antriannya akan dipercepat 0,5 detik. Lumayan kan? Hal ini juga sangat memudahkan pembeli apabila tidak ingin menghabiskannya dalam satu waktu sekaligus, mereka bisa menyimpannya kembali tanpa kehilangan kerenyahan Mahe dan membuat meja berantakan.

Selamat menikmati kerecehan hari ini. Receh, gak nyangka bisa ngamati cemilan sampai ke bungkusnya. Hahaa
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict:https://www.theodysseyonline.com


Hai sekarang Hari Minggu malam, sudah kemana saja kalian tadi? Sudah melakukan apa saja di hari liburmu? sudah istirahat cukup? Seperti apapun Hari Minggu kalian, semoga kalian tetap ceria selalu.

Bagi seseorang yang sangat menyukai keramaian, maka pasti lebih sering menghabisakan akhir pekan bersama teman-teman. Toh, dia juga tidak pernah kekurangan teman. Mau melakukan apapun dan kemanapun dia akan selalu mudah mengajak seseorang.

Bagi seseorang yang sangat menyukai "kesendirian", maka pasti lebih sering menghabiskan akhir pekan hanya dengan dirinya dan hal-hal yang menurut dia menyenangkan. Entah solo traveling, hunting makanan sendiri, pergi olahraga atau hanya berdiam diri di kamar.

Zona nyamannya seseorang beda-beda, mereka tentu memiliki cara sendiri untuk memulihkan tenaga dan emosinya. Hemm, saya pernah membaca beberapa artikel tapi sayangnya apa yang akan saya bahas ini tidak akan disetai dengan bukti ilmiahnya atau teori psikologi yang menyertainya. Lupa euy, dan sedang malas untuk browsing ulang.

Menghabiskan waktu dengan diri sendiri atau yang biasa disebut dengan "Me Time" memiliki berbagai manfaat, diantaranya:

1. Bebas berekspresi
Kalau jalan dengan teman, pasti mau tidak mau harus memasang raut muka yang ceria dan menyenangkan. Memang sih mereka akan menerima bagaimanapun keadaan dan suasana hati kamu tapi ya.. namanya juga manusia, memiliki naluri untuk "Berakting". Pasti ada perasaan "sungkan" kalau memasang muka cemberut terus saat jalan sama teman-teman. Alhasil kamu yang lagi bingung, lagi sedih, lagi marah. Tidak dapat melampiaskan suasana hati kamu. Semua perasaanmu itu akan terpendam terus di dalam hati dan pikiran, bisa berakibat dalam jangka panjang loh. Endapan emosi yang buruk jika tidak dilampiaskan akan melekat terus di otak, maka otak akan selalu memanggil "memori" tersebut di saat keadaan buruk lainnya yang menimpa kamu. Jadinya kamu makin sedih dan kacau. Meskipun kamu menangis di depan teman-teman kamu, mencoba melampiaskan emosi tapi sebenernya penyembuhan suasana hati kamu memerlukan waktu yang lama. Kamu yang merasa "tidak enak" dengan teman yang ingin cepat-cepat bersenang bersama kamu di taman bermain. Membuat kamu memutuskan untuk menyudahi kesediahanmu dengan cepat. Ini tidak baik.

Beda dengan kamu yang memutuskan untuk "menyendiri" terlebih dahulu. Kamu bebas memasang muka seperti apapun. Cemberut 10 cm, marah sampai alis menyatu, dan nangis sampai suara kamu hilang. Otot-otot muka kamu akan jauh lebih rileks daripada harus senyum yang dipaksakan. Memang sih senyum itu baik sekali untuk kesehatan tubuh dan inner beauty kamu. Tapi sesekali menuruti ekspresi kegaulauan hati kamu, juga termasuk meyehatkan.

Pada riset yang dilakukan oleh orang Jepang. Ada sebuah perusahaan yang memberikan kebijakan pada karyawannya untuk memakai topeng pada hari yang telah ditentukan. Jadi karyawan perempuan bisa terlepas dari make up dan semua karyawannya tidak perlu menunjukkan wajah yang selalu tersenyum. Tidak dipungkiri setiap orang punya persoalan masing-masing dan harus berusaha  melupakan semuanya saat bekerja dan bertemu banyak orang. Mereka pun dituntut untuk tampil ceria dan semangat agar tidak mengacaukan harinya.Dan dengan menggunakan topeng, karyawan tidak perlu repot menunjukan eksperesi palsu. Riset ini membuat angka "stres" orang Jepang berkurang loh.

Btw, ada video dari Raditya Dika yang menurut saya menarik untuk dilihat oleh orang yang lagi sedih apapun persoalannya.


2. Fokus pada pencapaian diri sendiri
Dengan memilih untuk "menyendiri" seseorang bisa memiliki cukup waktu untuk merancang keinginannya. Menanyakan keinginan yang ingin dicapai secara personal dengan dirinya sendiri. Sebenarnya yang lebih tahu diri sendiri bukan orang lain, kalau bisa dengan jujur mendengarkan kata hati maka akan jauh lebih mudah untuk memahami diri sendiri. 

Terkadang seseorang tidak perlu untuk mengungkanpan keinginannya pada orang lain. Lakukan saja apa yang diinginkan. Do it, now. Mungkin video dari Deddy Cobuzier ini dapat mewakilinya.



Jadi, situ nunggu apa?

3. Memulihkan tenaga
Kamu juga perlu memperhatikan tenaga kamu. "Memaksakan ekspresi" semangat, bahagia, dan ceria selalu di tempat kerja atau sekolah sangat membutuhkan banyak tenaga loh. Jadi kenapa tidak tidur saja? Oke, kamu ingin weekend yang lebih manfaat? Lakukan apa yang kamu suka di kamarmu. Kalo kamu lelah untuk tidur dalam waktu yang cukup lama. Kamu bisa bangun dan membaca buku, nonton film, menggambar atau apapun itu. Selamat mengisi tenaga kembali ya..



Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://www.foodnetwork.com

Ada yang tahu novel Brownies gak? Pertama kali baca novel ini waktu SMP. Brownies adalah buku dari penulis Fira Basuki. Mbak Fira Basuki dikenal melalui buku buatannya yang telah menembus best seller seperti triologi novel yang dibuatnya tahun 2000-an. Jendela-jendela, atap, dan pintu.


Sinopsis Novel Brownies

pict:https://lustandcoffee.wordpress.com
Mel, seorang gadis cantik yang gemar membuat kue brownies ditimpa musibah. Suatu hari, ketika ia ingin membuat kejutan untuk tunangannya, Joe, ia menemukannya bercinta dengan wanita lain. Dia akhirnya berkonsentrasi membantu menyiapkan pernikahan sahabatnya, Didi dengan tunangannya, Lilo.
Disanalah Mel bertemu dengan Are, teman SMA Lilo yang pandai membuat brownies. Didi lalu berusaha untuk menjodohkan Mel dan Are. Apalagi ketika mengetahui bahwa Are seperti memahami filosofi kue favorit Mel itu. Tapi Mel yang memang belum siap untuk menerima cinta Are, akhirnya menyakitinya ketika Joe mencoba untuk kembali. Kemanakah akhirnya hati Mel akan berlabuh?

Yang masih saya ingat dari novel ini

Kebiasaan tokoh utama yang selalu membuat kue dalam suasana hati apapun dan kalo gak salah ada adegan dimana hasil kue yang dibuat tokoh tersebut jadi tidak enak seperti biasanya. Itu terjadi karena dia membuat kue brownies dalam keadaan sedih. Jadi mempengaruhi cita rasa Brownies yang dibuatnya.

Saya sebenanrnya lupa-lupa ingat buku ini atau buku lainnya yang membuat otak saya menyimpan kesimpulan tersebut. Katakan saja dari novel itu saja ya.... Btw, novel ini pernah di film kan, bagi yang gak suka baca bisa nonton saja filmnya.

Well, fokus sama pesan yang disampaikan "suasana hati kita akan berpengaruh pada apa yang kita lakukan"

Ternyata untuk me-anologikan pesan tersebut bisa disampaikan dari sebuah cerita romance dan chesy. Waktu itu berpikiran "kok bisa sih sedih saja bisa mempengaruhi rasa brownies toh resepnya masih sama" tapi jika dipikir ulang. Memang benar adanya, suasana hati terkadang bisa mempengaruhi hasil kerja kita. Jadi, seburuk apapun kejadian hari kemarin, sekacau apapun suasana hati hari ini sebaiknya perlu sekali untuk tetap tersenyum dan bersyukur selalu biar orang-orang yang bersama kita ikut bahagia juga, biar pekerjaan yang harus kita selesaikan tidak terasa berat saat kita menjalankannya.

Enjoy your day, enjoy with your work.

Receh banget kan apa yang saya pikiran sehabis baca novel romance? tapi beruntung sekali masih bisa mengingatnya sampai hari ini.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Pict: https://www.goodreads.com/

Zaman sekolah dulu kalau ditanya lebih sering baca buku terjemahan atau lokal, jawabannya buku terjemahan. Bukunya Poelo Coelho, Torey Hayden, Joestein Gaarder dan lainnya. Zaman SMP dimana teman-teman semua pada demam novel teenlit, malah sok baca buku sastra ala NH. Dini, Margat, Gola Gong, dan sebagainya.

Kelas 1 SMA tiba-tiba melihat buku travelers Tale, Belok Kanan Barcelona yang mencuri pandangan. Sampul bukunya menarik, minimalis dan misterius (menurut saya). Waktu  zaman itu gak banyak novel travel, correct me if i am wrong. Jadilah buku itu saya bawa keluar dari rak perpustakaan sekolah. Ternyata.. Wow

Buku ini ditulis oleh 4 orang yakni Adhitya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, Iman Hidayat  mungkin 4 penulis tersebut mewakili 4 karakter dalam novelnya Retno, Francis, Farah, dan Yusuf.

Bercerita tentang 4 orang sahabat yang bekerja di 4 benua dan salah satu temannya, Francis mengabarkan jika ingin menikah. Jadilah Retno, Farah dan Yusuf berangkat dari tempat yang berbeda ke satu tempat, Barcelona. Selain untuk menghadiri undangan sahabatnya, mereka juga ingin mempertanyakan cintanya. Novel perjalanan yang tak luput dari cerita cinta yang saling berkaitan.

Yang menarik dari novel travelers Tale, Belok Kanan Barcelona

Buku ini memiliki 4 penuturan yang berbeda. Saat menceritakan perjalanan yang mereka tempuh untuk menuju Barcelona, 4 karakter akan bercerita dengan gayanya masing-masing. Ada yang menggunakan bahasa yang baik dan benar (EYD). Menggunakan bahasa gaul ala tahun 2000an. Ada juga yang menggunakan bahasa yang sedehana yang tidak terlalu formal. Seru! baru itu menemukan buku yang ditulis lebih dari satu orang dan memiliki gaya bahasa berbeda tapi menjadi satu kesatuan dalam sebuah cerita.

Ini novel perjalanan dan tentu menjelaskan berbagai tempat, lewat berbagai negara yang dilalui untuk menuju Barcelona. Perjalanan mereka tidak sederhana, naek pesawat lalu sampai ke tempat tujuan. Mereka menempuh perjalanan yang cukup jauh dan panjang. Salah rute perjalan dan "nyasar" menjadi cerita yang menarik dan memberikan edukasi. Jadi di setiap tempat yang mereka lewati ada penjelasan seperti sejarah, budaya dan arsitektur negara tersebut. Menariknya lagi disispi oleh berbagai foto tapi sayangnya hitam putih. Gak tahu ya, kalau buku yang sudah dicetak ulang versi cover film.

Sembari di ombang-ambingkan dengan kisah perjalanan mereka yang sangat edukatif dan lucu. Para penulis juga tak lupa untuk membuat penasaran pembaca dengan kisah cinta mereka. Applause buat ke-4 penulis.

Yang langsung dilakukan setelah membca novel travelers Tale, Belok Kanan Barcelona

Merasa kalau ide 4 penulis dengan gaya tutur yang berbeda itu keren banget jadi waktu itu pernah ngirim pesan ke teman facebook dan ngajak join buat menulis. Haha. Pengen banget ngikutin jejaknya Adhitya Mulya dkk. Teman yang saya ajak waktu itu seorang anak sekolahan yang sedang menitih karir di dunia penulisan. Sayangnya dia bilang kalau lagi ada projek nulis, yah sudah.. menguap begitu saja niat yang tadinya menggebu-gebu. Dasar lemah!

Yang diingat dari novel travelers Tale, Belok Kanan Barcelona

Sampai sekarang, kurang lebih 10 tahun sempet mengeluarkan joke receh kalau ada orang yang tanya jalan atau saya sedang mencari jalan. Kalau tidak diucapkan ya setidaknya dalam hati selalu berkata "Belok kanan, Barcelona!". Paham gak maksudku?  Menurutku judulnya unik, sangking uniknya sampai ingat terus tapi gak aneh kalau diucapkan, masih enak didenger. Gak banyak yang tahu tentang novel ini setidaknya di lingkungan yang saya tempati, jadi pernah ngomong "Belok kanan, Barcelona!" pada joke receh dan garing yang diucapkan tapi pada gak ngerti dan semakin garinglah itu joke. Jadi cukup diucapkan dalam hari dan menjadi konsumsi pribadi. Haha

Ada adegan yang masih saya ingat. Kurang lebih seperti ini ceritanya. Saat Yusuf berada di pasar entah di negara mana, dia terpojokkan oleh segerombongan orang yang mungkin sedang menjajakan barang jualannya kepadanya. Maklum baca ini novel tahun 2009. Maaf ya kalau salah, kalian bisa membuktikannya dengan baca langsung novelnya. Nah! di adegan itu si yusuf atau ucup bilang tips saat kepepet atau saat melakukan kesalahan adalah dengan menarik perhatian seseorang, seperti biasa salah satu yang ampuh adalah dengan lelucon kuno. Ucup pun berucap keras "lihat ada gajah terbang!" Semua orang menoleh dan Yusuf lari terbirit-birit. Joke "Gajah terbang" juga menjadi senjata saya untuk mengalihkan perhatian teman yang sedang serius atau saat menjahili saya.

Receh gak sih? ternyata yang diingat dari novel yang lumayan edukatif ini adalah tentang "Belok kana, Barcelona!" sama "Gajah terbang".

Mau nonton filmya gak?

Ehm... jujur gak tertarik buat nonton. Bukannya khawatir kalo ceritanya berbeda dengan novelnya. Memang film mempunyai sudut pandang dan batasan tersendiri dalam bercerita. Jadi wajar kalau buku yang diapdatasi memiliki visualisasi yang tidak sesuai dengan fantasi saat membaca. Menurut  juga film juga punya pasar dan nilai "komersil" tersendiri jadi beberapa ending dan plot dalam buku sering diubah di film. Mungkin gak tertarik menonton karena pemeran aktor dan artis nya ya. Everyone has their own taste in what they like and nothing wrong and true about that, right?

Melihat trailernya lebih menonjolkan mengenai cerita lucu dalam perjalanan menuju Barcelona dan urusan hati mereka. Seperti tidak ada senssai mengamanti arsitektur dan budaya negara yang dilewati. Setidaknya itu yang saya rasakan saat menonton trailernya. Padahal itu adalah satu yang menarik saat membaca novelnya.

Tentang Adhitya Mulya 

Tahu kalau nama tersebut termasuk dalam barisan penulis Indonesia melalui bukunya "Jomblo". Filmnya seru sih ini, sknenario filmnya juga ditulis oleh Adhitya Mulya begitu juga dengan film Belok Kanan Barcelona yang sudah tayang mulai kemarin, 20 September 2018.  Saya lupa sempat membaca habis novel Jomblo atau tidak tapi yang jelas sudah menelan buku travelers Tale, Belok Kanan Barcelona dan ketemu lagi di buku Sabtu bersama bapak. Bisa dibilang Adhitya Mulya punya gaya menulis yang sederhana dan menarik saat menulis dialog antar karakter yang dibuat. Menurut saya Adhitnya Mulya punya ide bercerita yang menarik seperti novel Jomblo, travelers Tale, Belok Kanan Barcelona, Test pack dan sabtu bersama bapak.

Nb: Langsung menulis tulisan ini begitu melihat video Raditya Dika dan Adhitya Mulya


Eh bentar..... coba lihat "Ada gajah terbang!!!"

Iya tahu receh!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://www.goodfon.com


Hampir 2 minggu ini, menulis pemikiran receh dari berbagai hal yang diamati. Sekarang,hari ke-20 dalam melakukan 30 day challenge dan ya.. sudah terbiasa dan enjoy melakukannya. Review Challenge-nya nanti saja dibahas setelah melewati 30 hari.

Well, kali ini mau bahas tentang "food" lagi. Tahu Rasa Lokal gak? Brand snack yang dimiliki oleh pasangan artis Chelsea Olivia dan Glen Alinskie. Beberapa tahun belakangan para artis seperti berlomba untuk berkecimpung dalam bisnis kuliner. Kalo tidak salah semenjak Teuku Wisnu muncul dengan oleh-oleh khas Malang yakni Strudel Malang. Beberapa artis lainnya juga mengikuti jejak pemain sinetron fenomenal dimasanya "cinta fitri". Para artis berbondong-bondong membuat kue dan melabeli sebagai oleh-oleh dari beberapa daerah di Insonesia. Beda dengan Chelsea dan Glen yang muncul dengan "kripik" bukan "cake" seperti rekan-rekan artis lainnya. 

Kripik Rasa Lokal  pertama kali muncul di Bali. Memadukan cita rasa Bali dengan sebuah kripik. Ceritanya Chelsea dan Glen suka traveling dan makan. Nah! mereka mengaku kalo demen banget makan jajanan lokal. Di Chanel yotube "Rasa Lokal Indonesia", beberapa kali merekam keseruan Chelsea-Glen berburu makanan dan jajanan di daerah-daerah Indonesia. Seperti ini.


Btw, Nastusha lucu benget yak? Para kreator youtube dan instagram ramailah me-review "snack" yang dibuat oleh Chelsea-Glen. Bisa dibilang orang yang suka nonton orang ngobrolin makanan, jadilah Rasa Lokal menguasai memori otak ini.

Singkat cerita, ternyata kakak lagi ada project di Bali. Langsung inget rasa lokal! haha. Terbilang orang yang gak mau diribetkan dengan urusan oleh-oleh. Maunya minta dibawaain kripik Rasa Lokal tapi takut ngomel-ngomel tapi gak bilang, sedangkan saya sudah ngebet banget pengen nyobain.

Eh ternyata dia bawa sekardus oleh-oleh. Padahal sudah lama jauh dari rumah tapi gak pernah bawa oleh-oleh kecuali hari lebaran tahun kemarin. Satu kardus berisi makanan oleh-oleh khas bali, kacang, pai susu, kopi dan lain-lain. Wah! tahu gitu titip rasa lokal ya gak?

Awalnya sih diam aja, gak bahas-bahas itu keripik tapi lama-lama kok gatel ya.. Cerita juga lah tentang kripik Rasa Lokal (baca:promosi) lalu bilang kalau pengen. 

Sudah seminggu lebih kakak balik ke Bali. Liburan lebarannya sudah habis. Tiba-tiba di siang hari ada paketan. Kotak kecil, enteng banget tulisannya untuk saya dari dia (kakak). Pas dibuka... yup! Kripik rasa lokal sambal mata gila. 

Wah! memang yak. Cowok itu lemah sama keinginan cewek. Haha. Cuma curhat "kepengen kripik rasa lokal" tanpa embel-embel rengekan, tahu-tahu langsung dikirim. Hemm, he love his little sister so much. Jadi malu. 

Jadi kripik rasa lokal itu. Kripik Singkong yang renyah, berbalut bumbu yang gurih dan ada tambahan 1 mangkok kecil sambal. Nah ini dia khas kripik rasa lokal. Beberapa variasi kripik, ditemani oleh sambal yang berbeda-beda. Seperti yang dibilang di awal. Krpik ini muncul pertama kali di Bali jadi ya sambalnya yang khas bali, sambal mata dan ayam betutu. Level terbedasnya level mata gila. Nah kripik ini cara makannya dengan cara me-cocolkan kripik singkong ke sambalnya terlebih dahulu. 

Review Kripik Rasa Lokal Gila

Kripiknya renyah dan gurih, gak alot sama sekali, dimakan kripiknya saja enak dan sudah terasa sedikit pedas. Sambalnya enak! seger dan pedes gila. Kalo dimakan terus-terusan atau makan banyak bisa bikin sakit tenggorokan. Sambelnya pedas sedikit menusuk jadi, hati-hati ya...

Melihat dari bungkusnya sih ada tulisan kecil dibawah kalo krpik rasa lokal diproduksi sama CV.Omni Bina Cendikia tapi diberi label "rasa lokal" dan punya foto Chelse-Glen dan putrinya di belakang bungkusnya. Jadi sudah kebayang kan kalau mau bikin usaha kuliner?

Moment receh sih tapi "happy" asli dah! Bukan barang mewah, cuma di kasih satu kardus kripik sudah jingkrak-jingkrak.



Oh ya kalau mau lihat variasi produk Rasa Lokal bisa intip instagram @rasalokalindonesia. Gak cuma kripik kok, mampir saja ke akunnya.

Numpang pamer kerecehan yang bikin "happy"

Kripik dari kakak :)





  
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://food.ndtv.com/

Hai! What's up?

Kalian sedang nonton apa hari ini? youtube chanel apa yang sedang kalian buka setiap hari? sosial media siapa yang sering kalian "kepoin selama satu minggu ini?

Apa yang kita konsumsi setiap hari ada 3 hal penyebabnya. Satu karena tertarik akan hal tersebut. Kedua karena memang butuh. Ketiga karena mengingikannya. Ini bukan teori para ahli sih. Cuma pandangan (opini) receh dari saya.

Ada yang membeli berbagai perlengkapan kosmetik karena dia tertarik akan seni menghias wajah. Ada orang yang membeli sabun mandi karena dia butuh untuk membersihkan tubuhnya. Ada yang membeli tas bermerek karena suah lama menginginkannya.

Lalu bagaimana kalau dengan tontonan yang terkadang memperbudak keseharian seseorang terutama di zaman sekarang ini. Apa yang diikuti di sosial media itulah ketertarikan kalian. Follow fotografer ternama dan melihat berbagai tutorial memotret. Kalian kecanduan itu semua karena tertarik akan bidang tersebut.

Banyak hal yang terjadi diluar sana dan tentu dengan cepat sliweran di sosial media. Ada atlet bulu tangkis yang baru-baru ini mencuri perhatian masyarakat Indonesia sebut saja Jojo. Di dunia musik banyak musisi lawas yang kembali dan berkaya lagi seperti boyband Smash Di dunia politik sedang ramai perang tagar, persiapan pemilihan presiden tahun depan.

Jika kalian terus mencari tahu tentang kehidupan para atlet dan kawan-kawannya, bisa jadi karena kalian menginginkan keakranban seperti itu pula. Gak punya teman baik ya?

Jika kalian senang melihat mereka yang telah lama hilang lalu berkumpul kembali dan membuat suatu karya lagi kemudian me-reply jejak  karir mereka dan mulai "stalking" satu persatu personil dari mereka. Bisa jadi kalian rindu berkumpul dengan teman-teman lama kalian.Mereka sudah pada sibuk semua ya?

Jika kalian ikut larut dalam perang tagar dan kemelut politik akhir-akhir ini. Larut dalam ke-optimisan dari kedua kubu. Bisa jadi kalian menginginkan adanya perubahaan.  Kalian lagi bingung ya sama jalan kalian? butuh suntikan optimis?

Seseorang yang dulunya tidak peduli pada pemberitaan diluar sana. Tiba-tiba menjadi penonton setia layar berita sosial media dan televisi. Kenapa? sedang butuh pelarian? Malas memikirkan jalan keluar atas apa yang dihadapi?

Hati dan pikiran orang bisa bolak-balik, kebiasaan seseorang saat inilah yang bisa menggambarkan keadaan dirinya. Tidak harus menunggu ramalan bintang mereka seperti apa hari ini. Tengok saja perubahan kebiasannya. So, what's wrong with your friend guys?


Receh ya?

Yaudah aku kasih ucapan selamat malam, semoga mimpi indah dan semangat hadapi hari esok. Udah gak receh kan?

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://www.belifurniture.com

Sekitar 2 bulan yang lalu, ada kebakaran yang terjadi di dekat rumah. Menimpa tetangga yang jaraknya 3 rumah dari tempat tinggal saya. Kebakaranya terjadi sekitar pukul 4 sore. Saya waktu itu ada di dalam kamar dan di depan laptop terbuka spesifiknya lagi menulis untuk diikut sertakan ke komptersi menulis di salah satu media online. Menang? kagak!

Kembali ke kebakaran. Saat kejadiaan, tidak hanya menatap terus di layar laptop tapi juga menyumpal telinga dengan earphone. Tak tahu sama sekali, beneran gak tahu! Kamar saya minim ventilasi jadi bau asap tidak tercium dan langit yang gelap juga tidak terlihat. Tiba-tiba lampu kamar mati. "pemadaman listrik"pikirku. Untung si laptop tetap bisa bernyawa tanpa harus pakek chargers terusan seperti laptop saya yang terdahulu.

Kakak saya dari kamar sebelah memanggil saya dengan nada suara penuh kepanikan. Saya cuek saja. Dia memang orang yang gampang panik. Toh cuma mati lampu, saya kira. Lalu kemudian dia mengedor pintu kamar saya dengan keras dan membuka pintu kamar dengan kasar. Dia bilang "ada kebakaran!". Respon saya gimana? lempem. Dasar orang gak tanggap ya.. gitu. Gak punya ekspresi. Keluarlah saya ke depan rumah dan orang-orang sudah banyak yang berkumpul. Ada yang lihat saja, ada yang panik mengusihkan barang-barang berharganya, tetapi yang paling banyak mereka lakukan adalah merekam dan memotret. Yup! This is social media era, dude. Apa yang mereka lakukan sekarang ini terbilang "normal" malah menjadi abnormal jika langsung bergerak untuk membantu. Ups!

Singkat cerita, api berhasil di padamkan oleh petugas kebakaran sebelum maghrib. Rumahnya ludes. Untung tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakarannya kata para tetangga sih karena lupa tidak mencabut charger hp dari stop kontaknya.

Apa yang saya pikirkan?
Waktu kebakaran berlangsung, saya cuma pengen kembali ke kamar dan mengetik lagi. Kok gak kepikiran buat membantu? Air dirumah bukan PDAM kalau mati lampu ya mati kran airnya. Di bak mandi pun airnya tinggal sedikit. Ngeles, aslinya sih emang gak tanggap, jiwa sosialnya kurang!. Sebenarnya sempet mau bawa ember air yang udah diisi sisa air di bak mandi rumah terus disiramin ke rumah yang kebakaran itu. Eh, si kakak malah bilang "gak usah ikutan, bahaya!" jadi ya, cuma bisa bantuin nelpon pemadam kebakaran saja.

Entah kenapa, malah ingin melanjutkan tulisan yang belum kelar. Sayang euy, mumpung otaknya udah panas, udah dapet mood untuk menulis. Saya juga tidak mau melanjutkan tulisan saya atau malah tidak menuntaskan tulisan untuk kompetisi tersebut barang ada kejadian itu. Toh! saya juga tidak dapat berbuat apa-apa untuk menghentikan kobaran api yang bisa dibilang cukup besar, sampai sedikit merambah ke tembok rumah tetangga belakangnya.

Apa yang saya rasakan?
Hem, asli itu kejadian membuat saya merasakan kalau saya benear-benar "enjoy with writing". Saya yang udah di grebek kakak saya, masih saja enggan turun ranjang dan kedua tangan tetap nempel di keyboard laptop. Padahal deadline lombanya masih lama, sebenarnya saya bisa melupakan kerjaan saya dan langsung ikut dengan hiruk pikuk tetangga yang ramai di depan rumah.

Peristiwa kebakaran tersebut membuat saya merasakan tidak ingin meninggalkan dunia tulis menulis. Takut kalau tidak bisa menyelesaikan tulisan saya sebelum "meninggal". Takut kalau tidak punya karya yang bisa dibagi. Wow, i think to much? Tapi memang itu yang dirasakan dan dipikirkan. Meskipun saya belum tahu reputasi dan kelangsungan dunia tulis menulis saya seperti apa nantinya. Jelasnya saya hanya mau menulis! sudah itu saja.

Kejadian kebakaran kala itu memang menakutkan dan memprihatinkan sih, tapi saya merasa bersyukur karena saya tahu apa yang ingin saya lakukan begitupun dengan menulis tulisan ini. Saya jadi diingatkan kembali dan jadi punya "self reminder" .

Banyak kejadian disekeliling yang bisa mengahasilkan kesimpulan receh seperti ini. :)

Asap kebakaran yang terlihat dari teras rumah

tetangga ramai melihatnya, sampai menjulur di depan rumah

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict:https://www.asumsi.co

Halo, apa kabar? Meskipun sebenarnya tidak tahu pasti siapa yang ditanya. Blog ini pun masih menjadi konsumsi pribadi. Belum punya pembaca selain diri sendiri euy. Mungkin suatau hari nanti blog ini bakal dikunjungi banyak orang. Semoga si empuhnya ini blog tetap konsistem menulis walau sudah melewati 30 day challenge untuk melakukan 4 kegiatan positif, salah satunya menulis.

Hari ini mau bahas persoalan yang sudah basi. Tak apa lah ya, ditulis saja meski terlambat daripada cuma diendapkan di dalam kepala.

Pernah ada yang tahu berita kartu kuning untuk Presiden Jokowi? Salah satu aksi Mahasiswa yang memiliki almamater kuning di Jakarta. Pasti semua tahu kan Mahasiswa dari universitas mana? Yup! Mahasiswa Universitas Indonesia melayangkan kartu kuning saat Presiden Jokowi berpidato pada acara Dies Naltalis ke-68 UI. Berita selengkapnya bisa dibaca dari berbagai portal berita, salah satunya bisa klik disini.

Aksi yang bisa dibilang heroik tersebut menimbulkna pro kontra di tengah masyarakat. Ada yang mengatakan aksinya kurang sopan untuk dilakukan tetapi ada juga yang menganggapnya wajar atau bahkan bangga pada aksi yang menurut mereka sangat berani.

Berbagai sudut pandang yang terkait aksi kartu kuning Jokowi membuat banyak media berburu penjelasan pada aksi yang dilakukan Zaadit, Ketua BEM UI. Salah satunya Mata Najwa. Program televisi yang peduli pada isu sosial politik di Indonesia dan yang selalu ditunggu pembahasannya jika ada suatu kejadian yang banyak dibicarakan atau viral.


Konsep yang diberikan dari tim Mata Najwa keren, menurutku. Mengundang berbagai Ketua BEM dari berbagai kampus ternama di Indonesia. Dipersilahkan untuk berorasi satu persatu pada sesi pertama. Kemudian dipersilahkan duduk dibangku setengah lingkaran dan mulai berdiskusi.

Aksi pemberian kartu kuning tersebut dilakukan karena berbagai isu atau perkara yang belum tuntas diselesaikan oleh pemerintahan presiden Jokowi (2015-2019). Salah satunya perkara gizi buruk di Asmat.

Zaadit menyatakan pemberian kartu kuning pada Jokowi adalah sebagai bentuk "peringatan"

"Sudah seharusnya Presiden Joko Widodo diberi peringatan untuk melakukan evaluasi di tahun keempatnya” kata Zaadit kepada Kompas.com, Jumat (2/2/2018).


Telepas dari berbagai persoalan yang diangkat oleh Zaadit atau pun pemberitaan karena aksinya tersebut, ada sebuah konten dari chanel youtube menkeu RI.





Video yang berdurasi kurang lebih 6 menit tersebut seperti menjawab salah satu persoalan yang dipertanyakan oleh Zaadit. Entah video ini dibuat karena ada aksi kartu kunig Jokowi atau bukan. Pastinya Menkeu RI bisa dikatakan berhasil untuk mengajak bangsa Indonesia belajar sedikit mengenai ekonomi makro.

Jujur awal menonton video ini kurang tertarik karena meperlihatkan suasana kampus dan keadaan kelas yang sedang menunggu dosen. Terkesan kaku, tapi eh ternyata setelah ditonton habis. Video ini membuat tersenyum. Video yang berhasil menjelaskan tentang kebutuhan penduduk Papua sana, dan kebijakan yang diambil pemerintah di tengah persoalan gizi buruk yang dialamai penduduk Papua. Saya tidak mau spoiler, tonton saja videonya. Konsep video yang sederhana tapi "jleb".

Banyak hal yang terjadi pada Indonesia, kebebasan berbicara dan kemudahaan teknologi membuat anak-anak muda jauh lebih kritis dan berani.Sekarang ini, informasi sangat mudah didapatkan. Jadi alangkah lebih baik untuk mengumpulkan data-data yang menjadi persoalan tersebut secara lengkap dan tentunya aktif dan rajin mempelajari ilmu-ilmu yang diberikan di sekolah/kampus. Hemm.. biar tidak hanya bikin heboh saja. Pemerintah sudah berusaha kok, anak muda bangsa Indonesia diharapkan membantu bukan me-judges tapi bukan berarti berhenti berpendapat. Tonton saja deh videonya. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://psiloveyou.xyz

Beberapa hari yang lalu melihat video berdurasi 10-15 detik tentang opini pendek dari beberapa content creative. Blogger, youtuber, influencer. Video yang diunggah oleh salah satu youtuber terkenal di Indonesia, Gita Savitri pada akun instagramnya @gitasav. Kalian bisa klik disini untuk menontonnya. Video tersebut ingin menyampaikan setiap orang pernah mengalami depresi. Beberapa orang beranggapan kalau orang depresi tidak dekat dengan Tuhan atau lainnya. Terlepas dari opini diluar sana. Depresi memang seperti flu (I mind) setiap orang pernah mengalaminya tergantung bagaimana cara mengendalikannya. Jika tidak segera diobati bisa menimbulkan penyakit lainnya. Jika daya tahan tubuhnya lemah, flu nya akan lama sembuh.

Beberapa bentuk depresi yang saya alami seperti ini;

1. Melampiaskan pada makanan
Kemarahan, kesedihan bahkan bahagia akan dilampiaskan ke makanan. Ini, salah satu bentuk penyakit mental. Tidak bisa mengunggkapkan atau memperlihatkan emosinya hingga hanya bisa lari kepada makanan. Makan banyak adalah wujud pelampiasan mengeluarkan emosi yang dipendam.

2. Ingin tidur sepanjang waktu
Seperti tak ada puasnya untuk memejamkan mata. Seperti tak cukup sehari untuk berbaring dan lari ke alam bawah sadar. Sudah bangun tidru 1-2 jam kemudian tidur lagi dan begitu terus hingga beberpa hari kemudian, tiidak! beberpa minggu kedepan. Merasa dunia dalam "tidur" sangat menyenangkan dari dunia nyata. Meskipun saat tidur tidak bermimpi sekalipun tetapi tidur satu-satunya kegiatan yang sangat menyenangkan mengabaikan makan dan hal lainnya. Inginnya hanya tidur terus.

3. Bangun tengah malam
Bukan sengaja bangun karena ingin melakukan ibadah di tengah malam atau sudah cukup banyak jam yang dihabiskan untuk tidur jadi tengah malam bisa bangun begitu saja. Bukan! tiba-tiba bangun karena otak tiba-tiba memanggil memori yang buruk dan tidak kita sukai sehingga membuat kita sedih/marah seketika. Bayangan kejadian masa lalu bisa mengujatkan diri untuk bangun di tengah malam.

4. Menangis dalam tidur
Ada fase dimana seseorang tidak benar-benar tidur. Saya tidak dapat menjelaskannya lebih rinci. Saya bukan ahli psikologi, yang saya alami mata terpejam dan tertidur tapi belum sampai "deep sleep" nah disaat itu lah memori otak kembali menayangkan adegan demi adegan baik yang terjadi atau belum terjadi. Gambaran cerita yang lalu dan kekhawatiran bercampur hingga membuat ter-isak-isak dalam tidur. Menangis. Dalam kondisi lainnya bangun di tengah malam seperti kondisi nomer 3 lalu disertai dengan kucuran air mata.

5. Badan bergetar
Setelah mengalami kondisi 3 dan 4, saya juga beberapa kali mengigil di tengah tidur. Bukan karena dingin karena cuaca. Waktu itu tidaklah dingin sama sekali juga tidak panas. Entah kenapa tubuh berkeringat deras dan kemudian gemetar. Saya sadar kalau tubuh saya menggigil dan tahu kalau bukan karena suhu di kamar penyebabnya tapi sayangnya saya tidak dapat menghentikan tubuh saya yang terus bergetar.

6. Memukul diri sendiri
Merasa diri sendiri "plastic trash". Saya tahu itu tidak baik, tetapi pikiran terus saja berkata seperti itu. Hingga ada keinginan untuk membuang diri sendiri. Puncaknya akan melampiaskna kekesalan dan emosi tersebut pada sebuah pukulan yang ditumpahkan untuk diri sendiri. Menampar, menonjok paha, dada, lengan dan sebagainya serta membenturkan kepala pada tembok. Yup, I did it all guys. How scary i am. Untungnya saya tak sampai menyayat tubuh dengan benda tajam seperti yang dialamai Angelina Jolie waktu muda. Tak ingin ada bekas luka yang mengundang pertanyaan, jadilah saya mengurungkan niat untuk membuat luka pada tubuh saya.

7. Ingin mengakhiri hidup
Ini kondisi yang paling parah yang saya alami. Setiap hari berpikiran untuk bunuh diri. Setiap hari merencanakan bunuh diri seperti apa yang terbaik untuk dilakukan. Sayangnya saya terus kepikiran kedua orang tua, pasti ayah saya akan sangat sedih dan sulit menerima. Ibu memang lebih kuat menerima sesuatu yang buruk tapi saya yakin ibu pasti menyimpan kesediahannya dalam hatinya yang paling dalam. Kedua kakak yang pastinya rindu sama masakan saya. Hemm.. masakan saya yang selalu gagal maksudnya. Saya baru merasa beruntung hidup sebagai anak bungsu yang dibanjiri kasih sayang mereka, saya baru berasa beruntung menjadi anak yang dimanja ayah saya, karena itu semua lah saya mengurungkan niat saya. Karena 2 hal itu juga yang membuat saya ingin pamit secara baik-baik pada mereka "ayah, ibu aku mau bunuh diri ya?". How stupid i am.

Berbagai kondisi "mengerikan" tersebut saya alami tidak hanya 1-2 hari saja dan entah kenapa yang terpikirkan adalah teman-teman dan orang-orang yang pernah ditemui di perjalanan. Semoga mereka semua tidak mengalami kondisi seperti saya tersebut. Orang yang tak mudah percaya orang lain, ternyata berharap seperti itu.

Banyak hal yang bisa membuat kita semua kenal lebih jauh dan dekat dengan diri kita, bahkan di kondisi "drop" pun dibuat takjub pada pemikiran dan kesadaran yang dibuat oleh diri sendiri. Tuhan memang hebat di segala urusan. Mengarahkan dan membuat umatnya menemukan berbagai hal yang dibutuhkan. Semoga saya benar-benar bisa sembuh dari penyakit mental ini. Everyone depression.  I am depression

Curhatan receh yang cukup dapat mengetahui bagaimana kondisi saya saat ini.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Pict:digitalindo.id

Hari ini mau membahas salah satu traveler Indonesia, Claudia kaunang. Aktif menulis perjalanannya di blog mulai tahun 2006 dan sudah lebih dari 10 buku perjalanan yang ia tulis. Kalian bisa ikuti dia melalui instagram @CaludiaKaunang. Beberapa hari yang lalu mbak Claudia Kaunang memanfaatkan fitur "ask" di instagram. Ada yang mempertanyakan perbedaan Impian, Panggilan dan Tujuan Hidup. Dia pun menjawabnya. Kemudian ada lagi yang mempertanyakan bagaimana cara mengetahui ketiga hal tersebut dan inilah jawabannya. Saya mencoba menjabarkan poin-poin yang dimaksud mbak Claudia Kaunang.

Inilah yang saya lakukan, tulis Claudia Kaunang dan dilanjut dengan menyebutkan 3 poin

1. Ask God
Mau bingung soal mimpi, panggilan (passion), dan tujuan hidup maupun bingung persoalan lainnya, kita harus menyertakan Tuhan selalu. Meminta untuk dimudahkan melihat petunjuk-Nya, dimudahkan untuk membuka hati dan pikiran untuk menerima dan menjalani apa yang ada di depan mata. Ask God.

2. Jujur Sama Diri Sendiri
Poin kedua yang disebutkan Claudia Kaunang. Tanpa sadar diri kita sudah terkontaminasi dengan pendapat dan pemikiran orang lain. Itu tidak seutuhnya salah. Berbicara dan berdiskusi dengan orang lain sangat diperlukan untuk menjaga kewarasan mental kamu, namun kamu tetap memiliki original taste. Sering kali kita menyukai sesuatu namun tidak mengakuinya karena ya itu sedikit terpengaruhi dengan komentar negatif orang lain diluar sana. Jujurlah kalau kamu memang menyukai kegiatan/hobi yang kamu jalani sekarang, tak usah malu dan ditutup-tutupi.

3. Luangin Waktu Untuk Diri Sendiri
Caludia Kaunang sedikit menjelaskan. Meluangkan waktu bukan berarti cek sosmed, internetan atau menonton tv tetapi berpikir dengan tetap melakukan kegiatan-kegiatan positive seperti menulis, olahraga atau traveling dengan begitu pikiran akan jauh lebih terbuka dan kamu memiliki best quality time untuk mendengarkan diri kamu sendiri.

Kurang lebih saya setuju dengan pendapat mbak Claudia Kaunang. Selamat malam minggu. Stalking orang yang bermanfaat aja gih daripada tetap melihat si dia yang masih bersamanya. Eaa


IG story @ClaudiaKaunang







Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://id.techinasia.com

Hidup produktif menjadi idaman setiap orang. Melakukan kebiaasan baik setiap harinya. Bangun tidur tidak kesiangan, mengerjakan tugas tepat waktu, mengingat jadwal dan apapun yang harus diselesaikan. Sayanganya mereka yang masih terbilang malas bergerak, sangat sulit melakukan hal-hal tersebut.

Sekarang sudah canggih sob! banyak para programmer atau perusahaan software diuar sana yang membuat berbagai aplikasi untuk menunjang setiap kegiatan manusia. Kamu yang pelupa dan tidak bisa bangun pagi akan terbantu dengan berbagai aplikasi dari mereka, jadi tak ada alasan lagi untuk tidak semangat dan berkarya.

Inilah aplikasi yang dapat menemani kamu dari bangun tidur hingga tidur lagi.

1. Alarmy
Sering memasang alarm tapi masih saja tidak mampu membangunkanmu? tenang, kamu bisa mencoba alarm yang satu ini "alarmy". Aplikasi yang dilengkapi dengan berbagai pilihan untuk membangunkanmu. Kamu bisa memilih metode guncang, jika sekiranya kamu akan bangun dengan keharusnya melakukan gerakan seperti menggunccangkan handphone dengan menggenggamnya. Kamu yang tidak menyukai soal berhitung, bisa memilih cara mematikan alarm dengan menyelesaikan soal hitung. Kalo tidur kamu gak mau terganggu dengan suara berisik alarm, ya kamu harus bangun mengerjakan penjumlahan dan pengurangan terlebih dahulu. Dijamin gak akan pingin tidur lagi. Cara lainnya adalah dengan membidik objek yang sudah kamu tentukan sebelumnya. Bisa tuh diatur dengan membidik wajahmu saat tersenyum,. Mau tidak mau kamu harus membuka mata, tersenyum lalu memotretnya. Bangun tidur harus selfie dulu tuh.  Wah! hari yang dimulai dengan senyuman kata nenek bakal menjadi hari yang penuh keberuntungan loh!

2. Evernote
Sering mencatat segala sesuatu dengan hand phone? lalu saat kamu tak sengaja me-reset hp kamu, yang terjadi adalah kehilangan semua data yang sudah kamu catat rapi. Kalau kamu menggunakan aplikasi evernote, tidak akan terjadi seperti itu. Evernote akan meminta email kamu saat login dan aplikasi ini bisa dibuka di berbagai perangkat seperti PC/Laptop selama masih ada koneksi kamu tetap bisa melihat catatan yang kamu buat. Tidak hanya berupa teks, aplikasi ini bisa menyimpan audio, video, dan gambar seta terdapat menu "share" yang dapat kamu gunakan untuk mengirim ke perangkat lainnya dengan mudah.

3. Trello
Aplikasi ini cocok untuk kamu yang dipenuhi dengan berbagai tugas yang harus diselesaikan dalam sehari. Aplikasi ini bisa merekan tugas-tugas yang harus kamu selesaikan seseuai deadline yang telah kamu tentukan, bisa terhubung pada akun google kamu dan memenhui jadwal pada calender google jadi kamu bakal sering diingatkan oleh trello. Centang seluruhnya jika kamu sudah menyelesaikan tugas-tugas kamu dan kamu akan bisa melihat tingkat produktivitasmu.

4. Lose Belly Fat in 30 Day
Kamu boleh saja bangga telah berhasil menyelesaikan tumpukan tugas/pekerjaan yang kamu miliki tetapi kamu yang belajar produktif juga harus memasukkan jadwal olahraga untuk menunjang produktivitasmu. Kamu bisa install salah satu aplikasi yang dapat menemani kamu berolahraga "Lose belly fat in 30 day". Aplikas ini memiliki berbagai gerakan tubuh yang harus kamu selesaikan setiap harinya selama 30 hari. Gerakan yang kurang lebih 10 menit, tidak akan ada lagi alasan untuk kamu yang katannya kekurangan waktu untuk berolahraga. 30 hari selesai bukan berarti kamu akan berhenti melakukannya, justru jika kamu behasil melewati 30 hari berturut-turut akan membangun kebiasaan baik dalam hidupmu. Kamu akan tetap berolah raga dan menyelesaikan berbagi tingkatan yang diberikan oleh aplikasi tersebut yakni beginner, intermediate, dan advance.

5. Sleep genius
Kamu tergolong orang malam? tidak bisa tidur pada waktu yang tepat? Menghabiskan seharian dengan berbagai kegiatan melelahkan sekalipun tidak membuat kamu kunjung terlelap di malam hari. Tenang, ada aplikasi sleep genius. Katanya aplikasi ini pernah dipakai NASA untuk membantu astronout tidur. Meng-klaim dirinya, bisa mengatasi stress, perasaan cemas, dan menormalkan sistem pernapasan dan sistem jantung dengan memutarkan audio yang memberikan efek relaksasi. Siapa tahu insomia kamu dapat teratasi dengan aplikasi ini. Coba saja.

Receh ya informasinya? gak papa aku bahagia kok, setidaknya sudah sedikit membantu kamu lebih produktif dan mengatasi kebiasaan buruk yang dimiliki. Tidak terbantu ya? tak apalah setidaknya aku menulis hal-hal yang baik hari ini. :)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://magazine.job-like.com

Sekarang mah, dunia sosial media sungguh merampas keperawanan hidup kita. Dulunya hanya baca buku sebagai hiburan sekarang ada waktu yang terpakai untuk buka beberapa aplikasi di gadget. Dulunya kalau sedang menunggu atau lagi antri, yang diajak bicara teman samping kanan-kiri. Sekarang malah bergaul dengan benda mati. Dulu kalau nonton konser berdiri-joget-nyanyi. Sekarang mah ada tambahannya berdiri-megang gadget-joget-nyanyi. Sebelum makan harus di foto dulu, keburu dingin tuh makannya. Liburan sendiri yang tahu orang sekampung.

Mau keluar dari lingkaran setan itu, nyatanya susah sekali. Ada saja yang membuat tangan membuat swipe sana-sini. Entah melihat IG-Story artis pujaan, ngintip foto masa lalu dengan dia, ikutan perang tweet atau masih bergalau lewat status facebook.

Dipikir-pikir sayang sekali jika beberapa jam atau bahkan separuh waktu kita dalam sehari terpakai dengan ritual menundukkan kepala, melihat layar yang digenggam. Racun sosial media bisa saja diubah menjadi lingkaran malaikat kok walau yang menulis ini bukan malaikat juga. Haha

5 Hal yang bisa dilakukan dengan sosial media

1. Ikutan Giveaway
Gak bisa lepas dari dunia Sosial Media? mending dimanfaatin saja apa yang terjadi di sosial media. Bukan hanya untuk self branding saja. Sosial media juga dapat dibuat untuk membuka berbagai lapak dagangan secara online. Salah satu teknik promote mereka adalah dengan cara "giveaway". Mengadakan mini kuis dengan beberapa persyaratan yang menguntungkan lapaknya dan juga kamu apabila beruntung. Setidaknya kamu sudah memanfaatkan sosial media dengan cukup baik kan, urusan menang belakangan! Daripada spam like ke gebetan yang malah membuat risih si dia, mending spam like ke onlineshop saja. Siapa tahu dapet giveaway make up yang bisa jadi modal untuk tampil cantik waktu pergi sama si dia. Bener gak?

2. Berpatisipasi dalam berbagai kompetisi
Banyak diluar sana yang memanfaatkan media sosial untuk berbagi "event" atau lomba dari berbagai bidang. Fotoografer, menulis, membuat video. Kalian bisa "test" kemampuan kalian dengan melakukan tantangan yang diberikan oleh beberapa lomba yang diadakan. Lumayan, hadiahnya bisa ditabung untuk kamu bersama dia.

3. Follow akun informatif
Semua masyarakat memiliki gadget yang mempuni untuk melakukan berbagai hal dengan sekali klik. Kebiasaan orang untuk mencari informasi melalui media cetak semakin menurun. Segala informasi dan berita terkini dapat dilihat dengan masuk ke sebuah website atau barang berkumpul dengan salah satu komunitas di sosial media. Mereka pasti akan "share" informasi yang bermanfaat untuk kalian. Lembaga/instansi pemerintah pun melihat fenomena sosial media ini, membuat mereka beramai-ramai membuat akun sosial media juga. Media cetak pun tidak hanya memanfaatkan percetakan saja tetapi juga memanfaatkan traffic pengunjung media online. Berbagi info melalu gambar yang di share lewat instagram dan sebagainya. Nah! daripada timeline mu dipenuhi dengan orang-orang selfie mending kamu melihat infografis yang disuguhkan para lembaga/instansi pemerintahan tersebut.

Btw, ada videografis yang menarik tentang hasil riset minat baca masyarakat Indonesia dari Tim Narasi-nya mbah Najwa Sihab. Tengok nih.


4. Memenuhi feed dengan hobi kamu
Hobi anak muda kini, semakin beragam dan kreatif karena mudahnya menemukan refrensi lah yang membuat mereka begitu. Self branding itu diperlukan baik di dunia bisnis maupun sosial. Dunia bisnis, sekarang ini tidak hanya membaca CV mu saja untuk mengetahui tentang diri kamu. Mereka juga akan melihat sosial media yang kamu miliki. Tulisanmu dan foto-foto yang kamu upload bisa dijadikan penilaian tersendiri. Rekan kerja, juga dapat melihat kepribadian dan attitude yang kamu miliki melalu sosial media. Yup! semua akses tentang dirimu akan mereka dapatkan dengan mudah.

Sosial media juga dapat memperluas pertemanan dan membawa kamu kepada ke sebuah komunitas-komunitas yang positif, jadi tunjukkan lah hobi kamu. Daripada kamu menunjukkan hisah hidup kamu yang sebenarnya mereka yang melihat tidak ingin tahu dan peduli dengan keberadaan dan apa yang kamu lakukan sekarang. Mending kamu "show off" tentang ketertarikanmu menjalani sebuah hobi. Privasi tetap harus dijaga, setidaknya biar kamu lebih banyak bahan pembicaraan saat kamu bertemu teman-teman kamu. Heheh.

Hobi foto makanan? gambar? jalan-jalan? kenapa tidak dipenuhi saja dengan kegiatan-kegiatanmu itu. Meracuni warganet dengan hobi kamu, biar semakin banyak teman yang bisa kamu ajak hunting foto bareng atau melakukan hobi lainnya. Tambahkan juga caption yang memperjelas hobi kamu, hitung-hitung biar dapat pahala dari informasi yang kamu bagi.

5. Mencari pengalaman baru
Sudah tak usah memenuhi history pencarianmu dengan nama dia. Cari berbagai kesempatan diluar sana saja. Jadi volunter misalnya, banyak acara-acara nasional yang membutuhkan ratusan bahkan ribuan volunter anak muda untuk bergabung. Salah satunya, acara Asian Games 2018 bulan lalu. Tenang, masih banyak kegiatan lainnya kok. Membutuhkan kamu menjadi salah satu bagian dari mereka. Sedangkan kamu yang suka masak, bisa tuh mencari berbagai video untuk meningkatkan kemampuan kamu. Oh ya, jangan malu-malu juga untuk langsung bertanya dengan idola/influencer favorit kamu. Menyapa orang lewat media sosial itu lumrah. Siapa tahu mereka membalas apa yang kamu tanyakan kepada mereka. Hitung-hitung belajar gratis dari ahlinya.

Selamat mencoba kegiatan receh ini. Kalau berhasil memaksimalkan sosial media pasti bisa bikin "happy".


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict:.https://lifestyle.okezone.com

Pasti kalian memiliki idola bukan? Entah itu datang dari dunia entertaiment, olahraga, atau akademis. Beruntung sekali jika kamu memilikinya karena setidaknya hidupmu tidak dihabiskan untuk melihat dirimu saja. Perlu kok melihat keberhasilan, perjalanan bahkan mengikuti jejak sukses orang lain asal tidak berlebihan saja cara mengidolaknnya.

Entah kenapa dari kecil dikeliling oleh buku-buku terjemahan, terbilang jarang membaca dan mengetahui penulis Indonesia. Kebiasaan membaca buku terjemahan pun memberikan sensasi tersendiri jadi sedikit sulit untuk menerima komposisi buku dari penulis Indonesia. Bukan berarti karya mereka tidak bagus loh, bukan!. Ini soal kebiasaan saja. Orang yang terbiasa makan roti akan berasa aneh jika harus menikmati nasi. Kurang lebih begitu.

Saya meyakini, jika kamu ingin tahu siapa idolamu. Tengok saja sudah berapa banyak karyanya yang kamu nikmati, sudah berapa video yang kamu lihat untuk mengetahui perjalanannya. sudah seberapa sering kamu membicarakannya. Salah satu, eh bukan!. Satu-satunya buku dari sastrawan Indonesia yang terbanyak saya baca adalah datang dari penulis Belitung. Siapa lagi? kalau bukan Andrea Hirata.

Muncul dengan kisah Laskar Pelangi, memenuhi segala konten di televisi, berita, talk show, dan acara jalan-jalan. Sampai akhirnya jodoh juga bertemu dengan buku Laskar Pelangi dan bisa membacanya. Dapat dari pinjaman teman. Hihihi. Ternyata perjalanan menikmati kisah bocah-bocah Belitung tidak sampai disana. Tetrologi laskar pelangi berhasil saya tuntaskan.

Lama tak berjumpa dengan buku Andrea Hirata sampai akhirnya tahun 2010, penulis berambut kerting tersebut mengeluarkan 2 buku yang dijilid menjadi satu buku. Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas. Bukunya unik, ada 2 cover depan belakang yang memuat judul berbeda. Kalau cetakan terbarunya sih 2 buku ini akhirnya dipisah. Berpikir tidak akan tertarik dengan kisah selain cerita Laskar Pelangi, terlebih disini Andera bercerita tentang cintanya pada A-ling dan cinta pasangan lainnya. Jenis cerita yang jarang sekali membuat saya tertarik di masa remaja kala itu.Daripada tidak ada buku baru, akhirnya saja baca buku yang disodorkan kakak saya tersebut.

Eh, ternyata saya pun menghabiskan buku itu dan Andera Hirata tetap menyuguhkan sensasi yang sama dengan ke-4 novel sebelumnya. Sederhana, lucu, dan bahasa sastra yang tidak membosankan. Ya, ternyata aku tidak menyukai perjalanan Laskar Pelangi saja tapi juga kisah-kisah yang ditulis Andrea Hirata.

Satu tahun kemudian Andrea Hirata kembali memperkenalkan karyanya "Sebelas Patriot". Menceritakan keinginan Ikal sebagai pemain sepak bola. Sayangnya kok tidak tertarik ya. Hingga akhirnya Andera Hirata mengeluarkan buku dengan sebuah judul yang sederhana "Ayah" wah makin tidak tertarik lagi. Entah kenapa tidak ada ketertarikan untuk membaca perjuangan seorang orang tua. Bakal penuh dengan "mewek" nih pikirku. Melupakan gaya tulisan Andrea Hirata. Sampul bukunya juga tidak membuat tertarik untuk dibawa pulang kerumah. Ini selera sih.

Hemm, waktu itu saya ingin sekali membaca buku tapi sayangnya buku yang saya miliki sudah khatam saya baca dan belum punya uang untuk membeli lagi. Haha. Maklum anak kuliahan. Ada teman sekamar yang memiliki sebuah buku  dan yup! bukunya Andrea Hirata, Ayah. Selalu berpikiran tidak tertarik tapi saya selalu saja dipertemukan dengan buku Andrea Hirata di depan mata saya, karena ingin sekali membaca. Okelah, saya baca akhirnya buku "ayah" tersebut"

Gila! Bang Andrea lagi-lagi membuat saya jatuh cinta. Ternyata memang benar pendidikan seseorang itu akan berpengaruh terhadap karyanya. Kalau tidak salah keberhasilan buku-buku Andrea Hirata membuat dia mendapat kesempatan untuk belajar menulis. Mungkin ini sebuah karya yang dia hasilkan setelah mengalami proses belajarnya tersebut. Buku yang karakter tokoh, dialog, dan ceritanya masih menggantung di otak saya walau pun setelahnya saya membaca 2-3 buku lainnya.  tetapi novel "ayah" meracuni pikiran saya kala itu sampai sempat mecampuri gaya tulisan saya.

Andrea Hirata datang dengan terus membawa kejutan yang luar biasa membuat saya berulang kali jatuh cinta. Berhenti lama membaca karyanya setelah "maryamah karpov". Beranggapan tidak akan menyukai novel padang bulan bulan dan cinta dalam gelas yang ternyata kembali dibuat jatuh cinta dan berpikiran lagi jika tidak tertarik dengan novel yang dikeluarkan pada tahun 2015 "Ayah", ternyata cerita Sabari (tokoh di novel ayah) membuat saya lama mengilangkan senyum. Saya kembali jatuh cinta.

Novel terakhir yang dia keluarkan tahun kemarin, 2017 berjudul Sirkus Pohon kalau ini mah judul dan sampulnya sudah membuat jatuh cinta duluan apalagi isinya. Sayangnya masih banyak buku yang dibeli dan belum dibaca oleh saya. Kasihan mereka, sudah dibawa pulang ke rumah tapi tidak dibaca. Hal yang paling menyedihkan adalah menumpuk buku, tanpa membacanya. Benar gak? makanya saya tak mau begitu. Meskipun ingin sekali memiliki Sirkus Pohon tapi saya harus bercinta dulu dengan buku-buku yang saya miliki.

Selamat Jatuh Cinta dengan karya-karya Andrea Hirata.


Uang lebaran yang masih kurang cukup membeli buku Maryamah Karpov, Andrea Hirata tapi kakak perempuan saya menggenapkan uang yang saya miliki dan jadilah ini buku pertama yang saya punya. Biasanya membaca dari buku-buku di perpustakaan kota dan sekolah atau kalau tidak dipinjamkan oleh teman-teman. Receh sekali, tapi "happy" waktu baca dari buku milik sendiri, bukan hasil pinjaman. Novel inilah yang membuat rajin menabung untuk membeli beberapa buku setiap tahunnya.







    
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Ini hanya cerita, opini, dan kegiatan receh di tengah kesibukan membayar tagihan. Terkadang yang bikin happy adalah hal-hal receh di sekitar kita, tapi sayangnya berlalu begitu saja.

Receh memang tapi bikin happy. Thank god.

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • March 2019 (2)
  • December 2018 (2)
  • November 2018 (2)
  • October 2018 (2)
  • September 2018 (31)
  • August 2018 (3)
  • January 2018 (5)

Sponsor

Created with by ThemeXpose