• Home
  • Thought
  • Hobby
  • Review
    • Food
    • book
    • Film
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

-Receh-

Hal-Hal receh yang bikin happy





Akhirnya kembali menulis di blog ini usai melakukan 30 day challenge. Setelah membereskan berbagai urusan dan sembuh dari sakit. Ngomong soal 30 day challenge, seperti yang disinggung pada salah satu tulisan di bulan September kemarin. Ada 4 hal kegiatan positif yang harus saya lakukan selama 30 hari. Menurut buku-buku pengembangan diri sih, jika melakukan kegiatan lebih dari 21 hari maka seseorang akan melakukan kegiatan tersebut terus menerus. Ada juga yang mengatakan kalau memberi tanda x setiap hari setelah melakukan kegiatan yang sama, maka seseorang tersebut akan bertahan melakukannya karena melihat kalender yang tertanda x, jadi dia tidak bisa berhenti tidak melakukannya

Oke, karena 2 hal tersebut saya memberikan tantangan kepada diri sendiri dan langkah pertama yang saya lakukan adalah membuat kalender 30 hari dan menberi tanda x setelah melakukan 4 kegiatan sebelum jam 12 malam yakni: 1. Menulis di blog ini setidap harinya, 2. Membaca kitab, 3. Berolahraga, 4. Berhenti nyemil di malam hari.

Semua kegiatan tersebut merupakan kebiasaan buruk dan seseuatu yang ingin saya capai, misalnya berhenti nyemil. Saya termasuk pada deretan kaum insomania, baru bisa tidur paling tidak jam 3 pagi dan terkadang bisa memejamkan mata setelah subuh. Saya amat suka menyambi kegiatan di malam hari dengan “nyemil”. Nulis sambil nyemil, membaca buku disamping sekotak keripik kentang, dan nonton dengan popcorn di tangan. Kebiasaan buruk bagi seorang perempuan. Hei girls, you know exactly what I mean right?

klaender 30 hari yang saya bikin
Saya melakukan olah raga tapi tidak rutin sama sekali kalau rajin bisa satu minggu 5 kali, tapi ya bisa juga satu minggu sekali dan itupun tak sampai berkeringat. Haha. Sedangkan membaca kitab dan menulis adalah kegiatan dimana saya ingin mengajak diri saya untuk dekat dengan Tuhan dan lebih mengenal diri saya sendiri melalui menulis setiap harinya. Apa sih yang sebenarnya kamu pikirkan setiap hari? Yuk ditulis saja. Begitu saya berkata pada diri sendiri.

Well, dalam melakukan tantangan tersebut saya dibantu oleh berbagi platfoam yang sangat mudah didapat dan gratis. Seperti menulis dengan menggunakan akun blog ini dan berolahraga dengan mengunduh salah satu aplikasi olahraga yang bisa di unduh melalui smartphone. 

Sebelum memulai olahraga saya harus mempelajari tubuh saya, mengenai berat badan dan berapa kalori yang harus diturunkan setiap harinya dan saya menggunakan kalkulator kalori milik doktersehat.com. Masukkan saja berat badan dan tinggi kalian

kalkulaotr kalori doktersehat.com
Lalu akan muncul keterangan seperti ini

kalkulaotr kalori doktersehat.com
Oke, jadi saya harus berolah raga dan harus mencapai 1434 kalori setiap harinya. Untungnya aplikasi yang saya unduh di handphone saya, juga memperlihatkan banyaknya kalori yang terkuras setelah melakukan berbagai gerakan sesuai yang diperintahkan. Sebelum mencapai 1434, saya tidak akan berhenti berolah raga, dan akan mengulang kembali deretan gerakan yang harus dilakukan sampai mencapai target kalori saya tersebut. Biasanya saya akan melakukan 17-21 gerakan yang diulang 3 kali dan itu membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit setiap harinya. 

Berolahraga tidak hanya untuk menurunkan berat badan saja tapi dengan rutin olahraga banyak dampak yang akan diberikan pada produktivitas dan kesehatan kita. Pikiran dan emosi pun jauh lebih membaik. Untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, saya juga melakukan puasa Seni-Kamis. Sesuai saran dari tips buka puasa di  doktersehat.com. Karbohidrat kompleks bisa diganti dengan beberapa bahan makanan, seperti:

·         Kentang
·         Roti gandum
·         Sereal
·         Ubi
·         Singkong
·         Jagung
·         Pisang
·         Sayuran
·         Kacang-kacangan

Kalau sudah melihat hasil olah raga pada tubuh, setiap perempuan pasti akan bahagia dan kecanduan. Gelambir di tangan berkurang, lemak di perut terkikis, dan angka pada timbangan tak sebesar dulu lagi. Menurunkan berat badan juga bisa dibantu dengan rutin donor darah. Bukan hanya bisa menurunkan resiko kanker seperti yang sudah kita ketahui. Donor darah bisa membantu menurunkan berat badan, lagi-lagi menurut artikel pada doktersehat.com. Saat menyumbangkan darah sekitar 450 ml, akan terjadi pembakaran 650 kalori. Saya tahu kalian pasti terkejut dan tentu bahagia bukan? Dengan donor darah, saya hanya perlu 784 kalori saja yang harus saya turunkan. Yeappy…..

Soal artikel yang ada di doktersehat.com, ada banyak ilmu kesehatan dan pola hidup sehat disana dan ada artikel menarik yang saya baca, klik disini

Mengetahui keadaan sang idola, bisa memberikan kepuasan sendiri bukan? Receh ya? Anw, Jaga kesehatan ya mbak Gomez…

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict: ig @Yuliabaltschun

Di dunia per-youtube-an tidak lagi dipenuhi dengan anak muda yang sibuk sekolah saja. Banyak berbagai latar belakang memenuhi dunia digital berlogo warna merah ini.

Mereka yang berhasil menjadi youtuber, hebat loh! karena mereka berhasil konsisten membuat konten dan proses membuat konten tak semudah yang dikira. Mencari ide dan research adalah senjata mereka. Belum lagi kalau harus berperang melawan algoritma youtube. Kapan mereka harus update video, apa yang dapat mengundang banyak viewer dan bagaimana cara memancing brand untuk menggunakan jasa mereka. Itu semua gak mudah. Mereka pasti banyak belajar dan mencoba. Salah satunya dari hot mama, Yulia Baltshum



Healthy Life Style Yulia Baltschun

Bagi kalian yang mau hidup sehat, sedang berusaha menghancurkan lemak tubuh, atau yang ingin tahu cara mengelolah makanan dengan benar. Bisa mampir ke chanel ini. Yulia Baltchum dulunya pernah kuliah di dunia kuliner tepatnya food production diploma. Perempuan yang telah berkeluarga tersebut memiliki tubuh sexy, idaman para perempuan dan dambaan para pria (hihihi). Coba aja cek di akun instagramnya ini. Meskipun dalam kondisi hamil besar, Yulia Baltschum tetap melakukan olahraga rutinnya. Tak tanggung-tanggung mengangkat beban berat tetap dia jalani. Lihat saja nih videonya.


Yulia Baltschum selalu bisa disebut sebagai ibu yang suka belajar. Mencari tahu kebenaran tentang isu kesehatan dan makanan menjadi daya tarik perempuan yang telah meraih gelar top3 di Masterchef 4. Dia akan menyertakan link jurnal yang dia baca pada description box di cahel youtubenya dan selalu membuat infografis yang mudah dipahami serta menampilkan gambar-gambar ilmiah untuk memperjelas topik yang sedang ia bicarakan seperti pada video dibawah ini



Baru-baru ini Yulia baltchum me-upload video yang memperlihatkan proses dia membuat video 

Sudah ditonton? keren kan? mama yang satu ini... Gila!!. Research-nya itu loh rinci dan lengkap. Cerita dia waktu belajar dunia "youtube" pun keren banget. Seorang perempuan yang jarang banget bergelut dengan komputer tapi mau dan niat belajar berbagai software editing dan printilan lainnya mengenai industri media digital tersebut. "Kalo mau sukses, jangan bergantung ke orang lain meskipun itu suami sekalipun"-Yulia baltchum. Thumbs Up buat mama yang suka belajar dan mencari tahu ini.   



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
pict:https://www.maxmanroe.com

Sekarang banyak sekali test online atau aplikasi yang dapat digunakan untuk mencari tahu seperti apa kepribadian diri kita. Penting gak? sebenarnya gak cuma untuk menghanguskan kewajiban mengikuti suatu test pekerjaan atau sekolah namun bisa juga digunakan untuk diri sendiri. Untuk apa?

Manfaat mengetahui kepribadian

1. Mengetahui potensi diri sendiri
Dalam sbuah test kepribadian akan terlihat seperti apa cara kerja, pandangan, dan cara berkomunikasi dengan orang lain. Mengetahui hal tersebut sama saja dapat melihat potensi apa yang kita miliki. Jika kita lebih menonjol dalam hal sosialisi, maka bisa dikembangkan dengan baik. Mengikuti kursud publik speaking misalnya. 

2. Mengetahui kelebihan dan kekurangan
Pentingkan mengetahui apa kelebihan dan kekurangan diri kita? dengan mengetahui kelebihan, seseorang bisa mengetahui pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya dan cara menyelesaikan permasalahan harus seperti apa, tentunya banyak lagi yang aka didapatkan dari mengetahui kelebihan yang kamu miliki. Begitu juga dengan kekeurangan, seseorang bisa memperbaiki kekurangannya atau mengatasinya dengan kelebihan yang dimiliki.

3. Eksplore diri lebih banyak
Menurut saya, orang introvert/ekstovert tidak baik untuk terus berada pada zona nyamannya. Kalau ada seseorang yang mengetahui dirinya introvert dan sulit untuk menerima keramian serta diskusi dengan kelompok besar, maka orang tersebut bisa belajar untuk keluar dari rassa nyamannya. Belajar beinteraksi dengan seseorang itu perlu bagi semuanya apapun tipe kepribadiannya walaupun tetap membutuhkan "ruang" tersendiri untuk kenyamanannya. Begitu juga dengan ekstrovert yang dapat "mengerem" cerita kepada orang lain. Terllau nyaman dengan banyak orang bisa membuat orang ekstrovert dengan gambalang menceritakan masalahnya. Itu tidak baik bukan? 

Bagaimana cara mengetahui kepribadian diri sendiri?
Seperti yang dijelaskan pada pada paragraf pembuka. Sekarang sudah banyak kemudahan yang diberikan teknologi untuk mengetahui kepribadian kita, diantaranya:

1.www.16personalities.com
Kalian bisa menjawab beberapa pertanyaan yang telah tersedia dalam Bahasa Indonesia. Pada akhir test akan ditunjukkan hasil, ada dikelompok kepribadian manakah kalian? Selain ada penjelasan mengenai tipe kepribadian seperti apa diri kita, website ini juga menunjukan siapa saja tokoh-tokoh dunia yang juga sama tipe kepribadiannya dengan kita. Saya sih beberapa kali test, dan masih pada kelompok kepribadian yang sama yakni Analyst dengan jenis kepribadian yang berubah-ubah, kalo sekarang. INTP (tanggal test sama dengan tanggal nulis post ini)

2.www.123test.com/personality
Kalo yang ini, pertanyaan yang diberikan kepada user menggunakan Bahasa Inggris. Kalo ada yang terbiasa mengikuti test psikotest, tentu tidak asing dengan test DISC. Mengetahui apakah diri kita termasuk Dominance, Influence, Steadiness, Complience. 

3www.quibblo.com
Ada juga mengetahui diri sendiri dengan tes kepribadian Sanguin, Koloris, Melankolis dan Plegmatis. Pada halaman ebsite terebut ada 40 pertanyaan yang terfiri dari 20 pertanyaan mengenai kelemahan dan 20 mengenai kekuatan. Coba saja dan lihat hasilnya, Eits, jangan lupa baca juga penjelasannya. 

Oke, selamat mencoba. Kegiatan receh tapi bermanfaat kok. 


Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Kemarin bertemu dengan temannya teman saya. Akhir-akhir ini sering mengunjungi dia di tempat kerjanya, Jadilahakrab juga dengan teman kerjanya itu.

Teman baru saya itu bercerita tentang pengalaman kerjanya dulu. Sempat bekerja pada dokter di Kalimantan katanya. Memiliki beberapa gadget karen karirnya tersebut. Namun saat dia bertemu dengan orang lain dan menginginkan gadgetnya tersebut, maka dia tak segan untuk menjual dengan harga murah. Harga yang diberikan kurang dari 50% harga gadget itu.

Memang sih, terserah orang akan memiliki prinsip hidup seperti apa. Pun terserah orang akan beranggapan seperti apa. Menurut saya sih ini kelamahan setiap orang terutama perempuan. Sulit untuk mengatakan tidak. "Sungkan" dan "gak tega" masih menghinggapi kepribadian ornag Indonesia. Tak apa jika kamu memutuskan hidup seperti itu, tapi sampai kapan? Terusan mengorbankan kebutuhan dan keinginan diri sendiri demi orang lain. Mengharga diri sendiri juga perlu loh. Bukti cinta pada diri sendiri. Bukannya semua harus berawal dari diri sendiri. Mau belajar mencintai ya, dimulai saja dari diri sendiri.

Teman itu juga mengatakan "toh balasan dari Tuhan selalu ada kok". Memang benar, Tuhan selalu menolong dan membalas kebaikan yang dilakukan umatnya. Memperhatikan diri sendiri juga termasuk ketaatan dan rasa syukur atas pemberian Tuhan kok. Tuhan pun akan memberikan yang setimpal atas apa yang kita lakukan terhadap diri sendiri. Menghargai dan mendengarkan diri sendiri.

Berlatihlah untuk berkata tidak. Tak ada salahnya kok. Hidup seseorang bukan tergantung orang disekililingnya tetapi tergantung kekuasaan dari Tuhan. Berharap pada manusia itu ada lah kesalahan besar, berharaplah hanya kepada Tuhan.

Melihat dan memperhatikan orang disekeliling terus akan membuat energi dan waktu terbuang lebih banyak. Bukankah kamu juga harus mengusahakan diri kamu? Berusaha mencukupi kebutuhan kamu. Berusaha membahagiakan diri kamu terlebih dahulu sebelum orang lain. Berusaha menjadikan diri memiliki kepribadian yang kuat. Tidak lemah dan gampang terkontrol dengan orang lain. Berusaha menurunkan karakter dan kepribadian tersebut kepada anak-anak kamu nantinya.

Selamat menjadi perempuan yang kuat. Happy weekend.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:http://blog.hildagrahnat.com

Gimana hari ini? kamu berhasil menyelesaikan daftar tugas yang harus diselesaikan di kantor belom? tadi di kampus, kamu sudah mendapatkan nilai test yang memuaskan belum? Kamu sudah mebersihkan dan mengurus rumah dengan baik belom? Apapun yang kamu kerjakan seharian ini, pasti lelahmu akan terbayar nantinya.

Kalau hari ini tidak bisa kamu takhlukan. It's okay, kamu bisa evaluasi apa kekuranganmu hari ini lalu improve untuk hari esok. Kedengaran mudah ya?saya tahu memang berat? tapi jangan katakan berat, yang berhak ngomong berat hanya Dilan. Kamu bukan Dilan kan? Maka semuanya akan mudah bagi mu. :)

Ada satu resep untuk kamu yang sedang merasakan seperti "plastic bag" atau bisa dikatakan "remehan rempeyek". Bebera[a artikel dan buku yang pernah saya baca. Inilah salah satu resepnya. Saya kira ini satu-satunya resep yang ampuh.

Sudah lupakan kalau hari ini tak berjalan seperti harapanmu. Tengok dirimu dikaca. Kamu seudah berani sampai ketitik ini. Apa saja yang sudah kamu lewatkan? Menembus hutan rimba, tingginya air laut dan raungan singa yang menakutkan? bukan begitu?

Kalau hari ini kacau, tak ada seberapa dengan hari kemarin yang sudah kamu lewatkan. Hem.. ingat-ingat coba kemenangan apa yang berhasil kamu dapatkan. Ikut pertukaran pelajar?Menang lomba debat skala nasional? atau balap karung tingkat RT? Itu luar biasa sekali loh.

Well, seburuk apa posisi dan masa ini  setidaknya  sudah mampu mengangkat galon dari lantai satu ke lantai 2. Mudah kan untuk menemukan diri kamu yang keren dan hebat?

Enjoy your day


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

pict:https://hellosehat.com

Ada sebuah pertanyaan dari salah satu host talk show di acara televisi Indonesia. Apa sih yang membuat orang-orang mau melihat orang makan? Seperti yang dilakukan oleh content creator food vlogger. Mereka merekam dirinya saat menikmati suatu makanan, me-review nya. mengatakan enak di depan kameranya. Penontonnya tak tahu seenak apa, se-asin apa dan sebagainya tapi viewer mereka ribuan bahkan jutaan. Kembali lagi ke pertanyaan di awal. Kenapa ada yang menonton mereka?

Banyak penyebabnya sih. Antara satu dengan yang lainnya tentu mempunyai pendapat yang berbeda. Bisa jadi mereka sedang ingin makan makanan tersebut namun terhalang oleh keuangannya jadi ya.. sekedar nonton pun sudah puas. Ada juga yang menonton karena sedang diet, berhenti nyemil dan makana makanan "kotor" tapi meninggalkan sepunuhnya seungguh berat (Tsssaah), jadi ya.. mengalihkan otak dengan melihat video para food vlogger tersebut.

Menurut saya, mereka punya alasan yang sama tentang kebiasaan menonton orang makan itu. Satu penyebabnya, karena antusias para food vlogger yang dapat tersampaikan kepada mereka yang menonton. Apapun bidang yang disukai oleh seseorang entah makanan, art, traveling kalau mereka benar-benar menyukai hobinya pasti ekpresi bahagia dan semangatnya bisa ter-transfer dengan baik. Terbukti bisa "menular" dan membuat candu orang yang melihatnya. Bikin orang tertarik pada diri sendiri dan diterima dengan mudah di lingkungan yang baru, bisa seperti itu mantranya. Perlihatkan mereka pada apa yang membuat kamu antusias. Gunakan energi "semangat" untuk me-nyetrum mereka.

Seperti yang dilakukan oleh deretan food vlogger ini.







Gimana? receh obrolan hari ini? kalo soal makanan gak ada yang receh kan? 

Selamat memikat seluruh orang dengan energi "semangat" mu yak. Besok hari kamis. Semangat kakak!! 


Oh, satu lagi mbak" Jepang yang doyan makan banyak tapi tetep kurus, Yuka Kinoshita. Sudah punya 4 juta lebih subscriber loh




Share
Tweet
Pin
Share
No comments


pict:https://www.desiringgod.org/

Setiap orang ada kekhawatiran dan ada beberapa hal yang dipikirkan tapi katanya orang tua jauh lebih banyak memikirkan sesuatu. Bener gak? Gak bisa jawab, belum jadi orang tua euy. Pernah beberapa kali nonton video yang ada seorang ibu disana. Singkat cerita mereka semua memiliki kekhawatiran yang sama akan satu hal, jodoh sang anak.

Orang tua diluar sana sangat ingin melihat anaknya memiliki "life partner" segera. Meskipun, memang tak ada yang bisa melangkahi kehendak Tuhan tapi kehendak Tuhan juga berdasarkan ikhtiar umatnya.

Ada beberapa faktor yang mungkin berbeda dimiliki oleh orang tua yang satu dengan yang lainnya. Mereka khawatir akan pernikahan dan life partner anaknya karena menurut mereka seorang anak belum "mandiri" kalau belum menikah. Seberapa jauh dia meninggalkan rumah. Tetap orang tua akan me-cap "belum mandiri". Ya, berapapun umur sang anak, mereka tetap masi "baby" menurut para orang tua.

Mereka juga takut jika harus meninggalkan sang anak terlebih dahulu tanpa melihat dan mengetahui anaknya sudah aman bersama pasangannya. Ada juga orang tua yang memikirkan pernikahan sang anak, karena mereka sangat ingin ada langka-langkah kecil seorang cucu di rumahnya.

Banyaknya faktor tersebut yang mendorong para orang tua mendesak sang anak dan tanpa henti berdoa kepada Tuhan. Sebenarnya apa yang bisa dilakukan seorang anak akan kekhawatiran mereka tersebut? hemm... jujur saya gak tahu harus menjawab seperti apa. Mungkin dengan menunjukkan kemajuan/perkembangan diri kita kepada orang tua, bisa membuat mereka sedikit tidak khawatir. Mungkin loh ya. Misal yang tadinya gak rajin ibadah jadi rajin sekali beribadah dan berdoa. Dulunya kalo masak masih menggunakan perisai tutup panci saat menggoreng, sekarang sudah tak lagi.

Banyak keresahan, kekhawatiran, dan ketakutan seseorang. Itu wajar kok. Tetep Keep Going aja, jangan sampai stop in your stage. Haha, ngomongnya kayak orang bener aja dah.

Well, cukup sekian untuk obrolan receh hari ini.

Malam.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Ini hanya cerita, opini, dan kegiatan receh di tengah kesibukan membayar tagihan. Terkadang yang bikin happy adalah hal-hal receh di sekitar kita, tapi sayangnya berlalu begitu saja.

Receh memang tapi bikin happy. Thank god.

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • March 2019 (2)
  • December 2018 (2)
  • November 2018 (2)
  • October 2018 (2)
  • September 2018 (31)
  • August 2018 (3)
  • January 2018 (5)

Sponsor

Created with by ThemeXpose